Home » » Dunia dalam genggaman

Dunia dalam genggaman

Pernahkah kamu mengira, bahwa dunia bisa ada dalam genggaman..? bagaimana kiranya kita bisa menggenggam dunia yang begitu luas ini..? Untuk apa kita harus memegang dunia ini..?
Sederetan pertanyaan itu mungkin saja terlintas dalam pikiran kita, ketika kita sedang memikirkan tentang dunia ini, yang tentu saja mustahil terjadi bagi kita jika kita meneliti pertanyaan itu secara diluar jangkauan pikiran secara kasat mata, karena memang hal itu tidak akan terjadi jika kita tidak mempelajari dunia seisinya ini dengan penuh semangat.
 Dulu, sewaktu saya masih kecil, saya diperkenalkan dengan dunia informasi melalui radio. Saat pertamakali saya mendengar radio, saya merasa heran kok bisa benda yang berukuran kecil berbentuk kontak segi empat itu, dan di hiasi dengan bulatan di depan (alat putar) yang masig-masing memiliki ukuran yang tidak sama. Yang satu kecil posisinya di bawah dan yang satunya lagi ukurannya sedikit lebih besar dan posisinya di bagian atas. Ketika bagian kecil di putar ke arah bagian kanan, maka benda itu mengeluarkan bunyi, dan bunyi itu akan beragam ketika roda yang lebih besar satunya lagi di putar kekiri dan kekanan. Maka bunyi yang muncul ada lagu pop, lagu dangdut, lagu keroncong, ada juga ceramah agama, berita dan masih banyak lagi suara yang muncul. Saya yang secara awam jadi tambah bingung melihat kondisi itu. Saya coba mencari sumber suara itu dengan cara melihat ke bagian belakang kotak itu, tapi kok tidak ada, kemudian saya coba memegangnya dan mendekatkannya ke telinga, kok suaranya tambah kencang. Dan akhirnya saya pasrah, saya tidak peduli lagi dari mana sumber suara itu datang, yang terpenting saya bisa mendapatkan informasi dari benda itu meskipun tidak jelas dari mana datangnya.
Saat usia saya sedikit beranjak besar, lagi lagi saya di suguhkan informasi melalui TV. dan ini lebih aneh lagi bagi saya, Ada gambar, ada suara, dan bisa beubah ubah. Meskipun warna yang disuguhkan masih warna yang dominan yaitu hitam dan putih dan tulisan yang ada di atas pojok kanan tertulis TVRI. waktu itu saya tidak tahu apa arti TVRI itu, yang terpenting bagi saya adalah bisa melihat gambar yang bergerak dan mendapatkan informasi tentang daerah di luar kejadian daerah saya. 
Dan selanjutnya, saat saya sudah beranjak setengah dewasa. (Setengah maksudnya disini saya baru mulai remaja) lagi-lagi saya di hadirkan benda kecil yang bisa bicara dengan orang lain. Pada hal jauh-jauh seblum nya jika ingin bicara dengan orang lain, maka kita harus bertemu dengan orang yang dimaksud, singga pembicaraan itu mempertemukan antara dua orang atau lebih, nah ini lain lagi, tak usah bertemu dengan orang yang akan kita ajak bicara, cukup dengan menekan tombol yang di tuju, kita bisa langsung berkomunikasi, menyampaikan sesuatu yang ingin di sampaikan.
Dan terakhir, di era digital seperti sekarang ini, saya bisa bicara dengan orang lain, bisa melihat wajahnya langsung, menyampaikan nya secara langsung pula.
Itulah mungkin Dunia dalam genggaman. keberadaan orang lain di luar sana, bisa kita temui melalui ganggaman kita tanpa harus bepergian jauh menuju tempat dimana ia sedang berdiam. Apapun bisa kita akses melalui genggaman kita, apapun bisa kita berikan melalui genggaman kita. Sungguh kecanggihan dunia memberikan peluang bagi kita untuk mempermudah dalam menjalani kehidupan ini.
Hairi yanto, S.Pd.I
 Mahasiswa Panca sarjana Unib

0 comments:


Posts Terbaru

Arsip Blog

Kategori

Info (10) Motivasi (8) OPINI (6) Pendidikan (3) Short Story (4) Sosok (1)

Pengikut