Home » » Langkah-langkah membangun latar belakang masalah dalam penelitian

Langkah-langkah membangun latar belakang masalah dalam penelitian


Buku dan Pena
Langkah-langkah membangun latar belakang masalah dalam penelitian – Menyusun alur latar belakang masalah (Background of the Problem) dalam penelitian bukan lah perkara mudah. Apalagi bagi kita yang tidak terbiasa dalam hal dunia penelitian. Menyusun latar belakang masalah menjadi momok yang sangat menakutkan bagi mahasiswa. Akan tetapi hal ini tidak bisa di hindari oleh mahasiswa semester akhir baik strata 1, strata 2 maupun strata 3 ketika hendak menyelesaikan studinya. Walupun mata kuliah metode penelitian telah di pelajari sebelumnya, menyusun latar belakang masalah selalu saja menjadi alat uji mental ketika melakukan bimbingan kepada dosen pembimbing, terutama dosen pembimbing yang memilki jam terbang yang sangat tinggi. Kita harus sabar dan bekerja keras melakukan perbaikan terhadap arahan dosen pembimbing. Bukan hanya sabar dalam menghadapi bimbingan, pola komunikasi dengan dosen pembimbingpun harus di jaga ketat, mulai dari minta jadwal bimbingan, sampai mempertahankan argument saat menghadapi dosen pembimbing harus kita jaga, salah sedikit saja pola komunikasi kita, selesai sudah urusan kita pada hari itu, tinggal tunggu jadwal wisuda tahun berikutnya. Hahaaa…..(Pengalaman sih..)


Meskipun hal ini tidak mudah, namun saya ingin berbagi pengetahuan kepada kita semua (bukan berarti saya lebih hebat) tentang langkah-langkah dalam menyusun alur latar belakang masalah dalam membuat proposal penelitian, agar proposal kita bisa di terima dan penelitian pun bisa dilakukan. Sebelum saya bagikan kiat-kiat dalam menyusun latar belakang proposal penelitian, ada baiknya saya sampaikan terlebih dahulu, kesalahan-kesalahan umum yang terjadi dalam penyusunan latar belakang proposal penelitian. Sehingga nantinya, kita akan lebih mudah memahami dan menghayati maksud dan tujuan dari setiap langkah-langkah tersebut.


Kesalahan umum dalam penyusunan latar belakang masalah proposal penelitian yang sering dilakukan oleh para calon peneiliti adalah terlalu luasnya jabaran pada paragraph pertama. Maksunya adalah calon peneliti membuat bangunan peneilitan yang terlalu jauh melebar sehingga terlalu banyak memerlukan turunan-turunan berikutnya. Misalnya, peneliti ingin melakukan penelitian tentang dampak dari penerapan strategi tertetu (Sebutkan strageginya apa) terhadap peningkatan kemampuan bicara siswa. Pada paragraph pertama penelitian memulai dengan mendefenisikan bahasa. Misalnya, bahasa merupakan alat komunikasi bagi manusia. Dengan adanya bahasa manusia dapat menyampaikan ide, argument, pesan dan opini kepada manusia lain. Dan seterusnya. Nah, ini lah yang di maksud dengan terlalu luasnya jabaran dalam menyusun latar belakang masalah proposal penelitian. Seharusnya hal itu tidak perlu sejauh itu, cukup langsung saja pada beberapa referensi yang telah melakukan penelitian terhadap topic yang relevant sebelumnya.

  1. Peneiliti tidak mencantumkan masalah yang akan di teliti secara akurat. Padahal  penelitian akan bisa di lakukan jika masalah tersebut benar adanya dan harus dilakukan penelitian.
  2. Peneliti tidak memberikan alasan argumentative mengapa penelitian tersebut dilakukan.
  3. Penelitian tidak memberikan Standing Opinion terhadap kesimpulan penelitian terdahulu, sehingga menjadi “Pembeda” antara penelitian yang dilakukan dengan penelitian sebelumnya.
  4. Peneliti tidak memberikan kesimpulan terhadap penelitian sebelumnya.

 
Kampus UNIB 2018

Itulah beberapa kesalahan umum yang sering dilakukan oleh calon peneliti dalam membangun sebuah latar belakang masalah proposal penelitian.


Berikut ini saya bagikan tip-tip atau langkah-langngkah yang baik untuk kita terapkan dalam menyusun latar belakang masalah proposal penelitian. Tentu selain trik ini, masih banyak trik-trik lain yang telah lebih dahulu dimiliki oleh pembaca semua. Trik ini merupakan trik yang saya dapat dari Prof. Safnil, M.A, Ph.D ketika mengikuti mata kuliah Academik Writing program Pasca Sarjana Pendidikan Bahasa Inggris Universitas Bengkulu beberapa waktu yang lalu. Ada beberapa langkah yang harus kita perhatikan saat kita menyusun latar belakang masalah proposal penelitian, di antaranya adalah:

a.  Pada paragrap pertama harus ada beberapa referensi. Maksudnya adalah kita mengutip hasil penelitian terdahulu yang relevan dengan penelitian kita sehingga kita langsung masuk kepada topic yang akan kita teliti. Referensi ini kita kutip secara langsung maupun tidak langsung. Biasanya penelitian terdahulu ini ada pada BAB II, namun dalam hal ini, lebih baik kita cantumkan di latar belakang masalah, tanpa mengenyampingkan isi dari BAB II tersebut.
b.  Cantumkan masalah yang akan di teliti dengan dukungan data yang akurat. Misalkan dari sumber-sumber penelitian yang dapat di pertanggung jawabkan, seperti, laporan hasil study dari sekolah, hasil observasi awal terhadap siswa maupun hasil wawancara pihak terkait. (Jika Penelitian Kuantitaive)
c.  Berikan Standing Opinion dari si peneliti terhadap kesimpulan-kesimpulan hasil penelitian terdahulu. Pastikan posisi kita dimana, apakah menyetujui terhadap penelitian tersebut, atau memiliki pandangan tersendiri dari sebuah topic yang sama. Sehingga hal ini akan memerikan ruang pemisah atara penelitian terdahulu dengan penelitian yang akan kita lakukan. Di sinilah letaknya kita mengkritik terhadap penelitian terdahulu, apa pertanyaan-pertanyaan yang belum terjawab, itulah yang harus kita lakukan.
d. Berikan alasan yang argumentative mengapa peneilitian tersebut mesti kita lalukan. Argument ini harus mampu menyakinkan tim penguji, bahwa kita memiliki alasan yang kuat untuk melakukan penelitian ini, sehingga penelitian tersebut menjadi penting. Ketika kita tidak mampu meyakin kan tim penguji, makan kemungkinan-kemungkinan kita akan gagal melakukan penelitian terhadap topic tersebut bisa terjadi. Dan akhirnya kita di minta untuk melakukan perubahan dalam proposal kita. Itu lah sebab nya mengapa kita harus mampu menjelaskan alasan yang argumentative.
e.  Dan terakhir, bacalah beberapa hasil penelitian terdahulu, untuk membangun pondasi latar belakang masalah menjadi lebih kokoh. Sehingga tidak mudah goyah ketika berhadapan dengan pembimbing maupun tim penguji.


Itulah ulasan singkat dari saya, tentang langkah-langkah dalam menyusun latar belakang masalah proposal penelitian. Semoga bermanfaat bagi kita semua dan menjadi ladang ibadah bagi kita. Amin.


Penulis: Hairi Yanto




3 comments:

Unknown mengatakan...

Mantap dang. Bermanfaat sekali, buat saya yg sedang memikirkan proposal penelitian. Hee

Hairi Yanto mengatakan...

Ya...Suku pekal merupakan suku yg cukup unik jika kita tinjau dari karakternya serta cara berpikirnya..hal itu bisa di jadikan objek penelitian etnografi untuk mengekpos suku tersebut

Hairi Yanto mengatakan...
Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

Posts Terbaru

Arsip Blog

Kategori

Info (10) Motivasi (8) OPINI (6) Pendidikan (3) Short Story (4) Sosok (1)

Pengikut