Home » » Contoh RPP BIPA Building Knowledge of Field (BKOF)

Contoh RPP BIPA Building Knowledge of Field (BKOF)



1.  RPP BIPA Building Knowledge of Field (BKOF)


RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
BIPA Level VII

Mata Pelajaran /Program
:
BIPA
Tingkat
:
C2 (Level 7)
Pertemuan ke-
:
1 (Satu)
AlokasiWaktu
:
10 Menit
Tempat
:
Ruang Lab. Bahasa Multimedia
Hari dan waktu
:
Jumat, 2 p.m
Skill
:
Berbicara
Kompetensi Inti/SK
:
1.      Mampu memahami informasi hampir semua bidang dengan mudah dan mengungkapkan gagasan secara spontan, lancar, tepat dengan membedakan nuansa-nuansa makna,   serta merekonstruksi argument dan data dalam presentasi yang koheren.
2.      Mampu memberi dan meminta informasi tentang menawarkan jasa dan menanggapinya

Kompetensi Dasar
:
2.1
Memahami berbagai komuni kasi ragam lisan yang berupa tuturan spontan  yang  dihasilkan dengan tempo cepat sebagaimana diujarkan penutur asli, baik melalui media maupun bertemu muka.



4.1
Berperan aktif dalam berbagai ragam percakapan tanpa banyak kendala dan lancar menggunakan ungkapan idiomatik
Indikator
:
2.1.3
Menyampaikan gagasan dengan menggunakan ungkapan idiomatik.


4.1.1
Menggunakan ungkapan idiomatic dengan tepat dalam berbagai ragam percakapan


TujuanPembelajaran:
1.      Siswa mampu menggunakan kalimat idiomatic dengan benar

Materi Ajar  : Dialog dengan menggunakan kalimat Idiomic


Langkah –langkahpembelajaran :Buliding Knowledge of Field

Kegiatan
Deskripsi
AlokasiWaktu
KegiatanAwal
1.    Pengajar memberikan salam.
2.    Pengajar memberikan apersepsi
3.    Pengajar mengondisikan kelas dan memberikan informasi mengenai tujuan pembelajaran.
1 menit

KegiatanInti
1.      Pengajar membagikan teks sebuah dialoq tentang idiom.
2.      Pemelajar membaca teks dialoq idiom secara bergantian
3.      Pemelajar menemukan informasi teks idiom dan menanggapinya.
4.      Pemelajar memperkenalkan informasi idiom   dan menanggapinya diri dan orang lain kepada temannya.
5.      Tanya jawaab mengenai apakah siswa dapat membuat contoh idiom dan menanggapinya berdasarkan informasi teks yang dibaca.
6.      Siswa melafalkan beberapa kata yang berkaitan dengan penggunaan ungkapa / idiom  
8 menit




KegiatanAkhir
1.  Pengajar dan pemelajar secara bersama-sama menyimpul kan materi yang sudah dipelajari dan memberikan kesempatan bertanya untuk pemelajar.
2.  Pengajar memberitahukan pemelajar materi yang akan dibahas pada pertemuan berikutnya.
1 menit





SumberBelajar: Cerdas Berbahasa Indonesia untuk Perguruan Tinggi”, karangan E. Zaenal Arifin dan S. Amran Tasai (Akapress, 2010)..

PenilaianHasilBelajar   :   Penilaian Proses dan hasil

A.    Penilaian
1.      Teknik Penilaian
a.       Penilaian pengetahuan dilakukan menggunakan tes lisan
b.      Penilaian keterampilan dilakukan menggunakan unjuk kerja.
2.      Instrumen Penilaian
Test Lisan


B.       Materi Ajar:

Idiom dalam Bahasa Indonesia – Pengertian dan Contohnya –

Idiom adalah salah satu materi pembelajaran yang sangat penting dalam Bahasa Indonesia. Idiom sering digunakan dalam percakapan sehari-hari untuk mengungkapkan suatu maksud dengan tujuan agar penyampaiannya menjadi lebih menarik atau lebih sopan. Pembahasan tentang idiom pada kesempatan kali ini akan fokus pada pengertian idiom, jenis-jenis idiom, dan contoh idiom dalam kalimat. Selamat menyimak!
1.      Pengertian Idiom
Idiom merupakan kata lain dari ungkapan. Idiom adalah gabungan kata yang bermakna khusus. Makna dari idiom bukanlah berasal dari kata-kata pembentuknya, akan tetapi terbentuk setelah kata-kata tersebut digabungkan. Idiom sering digunakan sebagai kiasan dalam penyampaian makna. Sebagai contoh adalah gabungan kata “membanting tulang”. Makna dari gabungan kata tersebut akan memiliki makna yang berbeda tergantung dari kalimat yang menyertainya.

Sebagai contoh, perhatikan kedua kalimat berikut:
a.       Raka membanting tulang sapi yang ada di dapur untuk mengeluarkan sumsumnya.
Gabungan kata pada kalimat ini bukanlah sebagai idiom karena membentuk makna sesungguhnya yaitu kegiatan membanting tulang.
b.      Raka membanting tulang untuk menghidupi semua anggota keluarganya.
Gabungan kata pada kalimat ini berkedudukan sebagai idiom karena sebagai kiasan untuk makna bekerja keras.

Jenis Jenis Idiom
Idiom dibedakan menjadi beberapa jenis berdasarkan unsur pembentuk dan pemilihan kata pembentuknya.
a.       Idiom Berdasar Unsur Pembentuk
Berdasarkan unsur pembentuknya, idiom dibedakan menjadi idiom penuh dan idiom sebagian. Idiom penuh, adalah ungkapan yang maknanya tidak tergambar dari unsur-unsur pembentuknya. Contoh idiom penuh adalah tangan kanan yang mempunyai makna orang kepercayaan, atau buah hati yang mempunyai makna kesayangan. Idiom sebagian, adalah ungkapan yang maknanya masih tergambar dari salah satu unsur pemebntuknya. Contoh idiom sebagian adalah kabar burung yang mempunyai makna kabar/beritayang belum pasti kebenarannya.
b.      Idiom Berdasar Pemilihan Kata Pembentuk
Berdasarkan pemilihan kata pembentuknya, idiom dibedakan menjadi idiom dengan bagian tubuh, idiom dengan bagian tumbuhan, idiom dengan indera, idiom dengan warna, idiom dengan benda alam, idiom dengan nama binatang, dan idiom dengan bilangan.
 Berikut adalah contoh dari masing-masing idiom:
a.       Buah Tangan
Kalimat : Pamanku datang dari Bandung. Ia membawa Buah Tangan yang banyak sekali.
Arti : Oleh- Oleh
b.      Buah Bibir
Kalimat : Febri menjadi Buah Bibir setelah mencetak gol indah di pertandingan kemarin.
Arti : Bahan Pembicaraan
c.       Naik Pitam
Kalimat : Karena terus diledek oleh teman-temannya. Rudi pun Naik Pitam.
Arti : Marah
d.      Bunga Desa
Kalimat : Sewaktu masih muda Nenekku adalah Bunga Desa di tempat ini.
Arti : Perempuan cantik yang banyak disenangi para pemuda disebuah desa
e.       Meja Hijau
Kalimat : Gara- gara mencuri sebuah handphone. Pemuda itu diseret ke Meja Hijau.
Arti : Pengadilan
f.       Kepala Dingin
Kalimat : Mari kita selesaikan masalah ini dengan Kepala Dingin!
Arti : Sabar & Tenang
g.      Rendah Hati
Kalimat : Nia tetap Rendah Hati. Meskipun dia berhasil menjadi juara lomba .. kemarin.
Arti : Sifat baik hati dan Tidak merasa paling pintar, kaya dsb / Tidak Sombong
h.      Besar Kepala
Kalimat : Kusman menjadi Besar Kepala setelah ia menjadi juara kelas
Arti : Sombong
i.        Tangan Kanan
Kalimat : Polisi telah menangkap Tangan Kanan gembong narkoba itu di Jakarta.
Arti : Orang Kepercayaan
j.        Buah Hati
Kalimat : Jaga kesehatan Buah Hati anda dengan cara menerapkan pola hidup sehat!.
Arti : Anak, Anak Kandung
k.      Tulang Punggung
Kalimat : Semenjak Ayahnya sakit. Hilman menjadi Tulang Punggung keluarga.
Arti : Orang yg bertanggung jawab penuh untuk menghidupi seseorang / keluarga

l.        Keras Kepala
Kalimat : Dewi tak tahan dengan sifat temannya yang Keras Kepala.
Arti : Sifat dimana seseorang tidak mau menerima nasihat / intervensi
m.    Makan Asam Garam
Kalimat : Kakek itu sudah banyak Makan Asam Garam Kehidupan.
Arti : Lika Liku Kehidupan (Kesenangan Kesusahan)

Dialog:
Jhon : Kamu sekarang menjadi Tulang Punggung keluargamu ya mer, sejak orang tuamu sudah ngak ada.
Mery :Iya Jhon, ini semua aku lakukan, demi membahagiakan si buah hatiku.
Jhon : Kamu memang tipe orang pekerjakeras Mer, kamu sudah banyak mengeyam asam garamnya kehidupan.
Mery: Ngak begitu juga Jhon, ini semua sudah menjadi kewajiban kita banting tulang demi keluarga.
Jhon: Aku salut sama kamu mery, kamu juga orang nya sangat Rendah Hati.
Mery: Terimaksih Jhon, kamu sudah begitu perhatian padaku. Kuharap suatu saat nanti kita akan sukses bersama, dan kita akan menjadi orang yang berguna.

Media Ajar:
1.        Kartu-kartu
2.        OHP
3.        Laptob
4.        PPT

Rekap penilaian siswa

No.
Nama Siswa
Nomor Soal

Nilai
1
2
3
4
5
6
7

1
Syarul








2
Jhon








3
Mieme








4
CBudi








5
Piter








6
Pierce
















            Bengkulu, Oktober 2018
Pengajar



Hairi Yanto



Dialog:

Jhon : Kamu sekarang menjadi Tulang Punggung keluargamu ya mer, sejak orang tuamu sudah ngak ada.
Mery :Iya Jhon, ini semua aku lakukan, demi membahagiakan si buah hatiku.
Jhon : Kamu memang tipe orang pekerjakeras Mer, kamu sudah banyak mengeyam asam garamnya kehidupan.
Mery: Ngak begitu juga Jhon, ini semua sudah menjadi kewajiban kita banting tulang demi keluarga.
Jhon: Aku salut sama kamu mery, kamu juga orang nya sangat Rendah Hati.
Mery: Terimaksih Jhon, kamu sudah begitu perhatian padaku. Kuharap suatu saat nanti kita akan sukses bersama, dan kita akan menjadi orang yang berguna.
                                                                                                                           

0 comments:


Posts Terbaru

Arsip Blog

Kategori

Info (10) Motivasi (8) OPINI (6) Pendidikan (3) Short Story (4) Sosok (1)

Pengikut