Home » » Mengapa Kita Mudah Tersinggung..?

Mengapa Kita Mudah Tersinggung..?

www.google.co.id
Apa itu tersinggung..?

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) yang di kutip dari laman jagokata.com kata tersinggung memiliki beberapa arti, yaitu terjatuh, terjamah, tersenggol, di bicarakan, dan merasa disakiti. Kata tersinggung sendiri sebenarnya termasuk kedalam kelompok kata Verbia (kata Kerja) yang mendapat imbuhan awalan Ter- yang berfungsi sebagai pembentuk kata kerja pasif yang tidak dapat di bah menjadi kalimat aktif. Kata tersinggung memiliki makna yang berbeda tergantung pada posisi apa ia di tempatkan. 

Dalam Ilmu Psikologi, tersinggung merupakan bentuk dari tingkah laku manusia. Ketersinggungan pada tiap-tiap orang tidak lah sama, ada yang mudah tersinggung, ada yang tidak mudah tersinggung, dan bahkan ada orang yang sangat sulit tersinggung. Mengapa bisa demikian, karena tergantung dari tingkat kedewasaan seseorang. Semakin tinggi tingkat kedewasaan seseorang maka dia sangat sulit untuk tersinggung, semakin rendah tingkat kedewasaan seseorang, maka ia akan semakin mudah utnuk tersinggung. Kedewasaan adalah level tertinggi dari semua level. Oleh sebab itu kedewasaan seseorang bisa kita lihat dari seberapa sabar ia menghadapi sebuah persoalan, dan seberapa mampu ia mngendalikan diri. 

Pertanyaannya sekarang adalah mengapa ada orang yang sangat mudah tersinggung..?

Dalam beberapa sumber yang saya baca penyebab utama seseorang mudah tersinggung adalah faktor harga diri. Siapapun di antara kita akan mudah tersinggung manakala harga dirinya di injak-injak atau di rendahkan oleh orang lain. Namun hal ini akan menjadi masalah ketika seseorang begitu mudahnya merasa tersinggung. Ketika di berikan nasehat agar meninggalkan suatu perkara yang tidak baik dia tersinggung. Ketia di sarankan untuk mengerjakan perintah Agama dengan benar, dia tersinggung. Ketika diceritakan kebaikan seseorang pada saat bercangkrama, dia tersinggung. Ketika Mengenang masa lalu, dia akan tersinggung. Ketika terlupa mengundang pada suatu acara dia pun tersinggung. Apapun yang di lakukan, dia merasa tersinggung, tidak peduli terhadap maksud dan tujuannya. 

Terhadap hal yang semacam ini, dia di katagorikan ke dalam orang yang memiliki tanda EQ yang lemah. EQ adalah Emotional Quetion, dimana dalam proses ini menghendaki seseorang meiliki kecerdasan secara emosional. Kecerdesan ini akan di dapat ketika seseorang mampu dalam pengendalian diri. Pengendalian diri akan di dapat ketika seseorang memiliki wawasan yang luas. Wawasan yang luas belum lah cukup jika SQ nya masih rendah. Sipiritual Quetion akan baik ketika seseorang selalu memperbaiki aqidah dalam menjalankan perintah agama.

Lalu bagaimana bisa kita melihat EQ kita Rendah..?

Di dalam http://intisari.grid.id di sebutkan ada 7 ciri-ciri dan tanda seseorang yang memiliki EQ rendah.
1. Gampang Stres

Disana di jelaskan bahwa seseorang sangat lah gampang terkena stress tak kala berhadapan dengan situasi yang tidak beres. Ia tak terbiasa dengan situasi yang melebihi kemampuannya, dia hanyut dalam emosi yang tak terkendali sehingga setiap tindakan dan prilakunya candrung tidak menghasilkan sesuatu yang baik.

2. Tidak tegas pada diri sendiri.

Menyeimbangkan prilaku, sikap dan pikiran tidaklah mudah terutama bagi kita yang memiliki EQ yang rendah. Karena untuk menjadi pribadi yang tegas pada diri sendiri membutuhkan keberanian dan pehitungan yang matang. Jika tidak maka akan muncl prilaku menjalani hidup semaunya tanpa prinsip dan batasan.

3. Tidak Mengenal Emosinya sendiri

Menurut data yang dikutip dari laman http://intisari.grid.id, hanya 36% saja orang bisa mengenal emosi nya sendiri, sementara  64% sisanya, orang tidak bisa mengenal emosinya. Data ini menunjukkan bahwa, untuk bisa mengenal emosi diri sendiri tidak lah mudah, jika pun mampu itu hanya bagi orang-orang yang luar biasa. Danpak yang di timbulkan atas ketidak mampuan dalam mengenal emosinya sendiri adalah seseorang sangalah gampang terjebak kedalam salahpahaman, terjadinya konflik individu yang cendrung buruk, masive dan frustasi.

4. Mudah berasumsi dan sangat percaya atas asumsi nya sendiri.

Orang yang terbiasa berasumsi dan beropini tanpa di dukung dengan fakta dan bukti yang akurat termasuk tanda-tanda ber EQ rendah. Dia lebih percaya atas asumsinya sendiri meskipun telah di berikan data dan bukti, karena di anggap bertentangan dengan asumsinya sehingga cendrung menolak atas data tersebut.

5. Menyimpan Dendam

Penyimpan dendam juga termasuk kedalam tanda-tanda orang yang memiliki EQ rendah. Dendam itu tidak baik, apa lagi terdapat upaya-upaya untuk membalasnya. Bagaimana dengan hal seseorang yang selal mengulang perbuatannya dan akan membuat diri menjadi tidak suka..? salah satu cara terbaik menurut pandangan saya adalah menjaga jarak dari dirinya.

6. Sering Jatuh pada kesalahan yang sama

Ada pepatah mengatakan " Jangan tersandung pada padu yang sama". Ini menyarankan kepada setiap orang, agar selalu berhati-hati. Berhati-hati membutuhkan upaya untuk bisa terhindar dari jebakan, berhati-hati juga akan membuat diri kita siap dengan perhitungan. Berhati-hati juga akan membebaskan kita dari segala macam bentuk bahaya.

7. Sering salah paham pada orang lain.

Salah paham merupakan kesulitan dalam memahami intensi orang lain. Selalu berfikir  Out to the BOX, tidak melihat suatu persoalan dari berbagai sudut pandang. keberanian ini hanya bisa dilakukan oleh orang yang memilki tingkan kecerdasan Emosional yang tinggi, karena berupaya melepas diri dari terjebak dalam EGO.

Itulah beberapa kenyataan, yang sering terjadi dalam kehidupan manusia, karena emosi yang belum dewasa. Semoga kita semua, bisa menjadi pribadi yang baik, serta hidup dalam kebersamaan yang damai.

Penulis: Hairi yanto

1 comments:

JESSICA YONG mengatakan...

KUMPULAN VIDEO LUCU, LANGSUNG SAJA TEKAN LINK DI BAWAH INI YA :

https://sukahot.com

YUK DAPATKAN BONUS Rp. 10.000 SECARA GRATIS TANPA SYARAT ....!!


Posts Terbaru

Arsip Blog

Kategori

Info (10) Motivasi (8) OPINI (6) Pendidikan (3) Short Story (4) Sosok (1)

Pengikut